Showing posts with label Android. Show all posts
Showing posts with label Android. Show all posts

Cara reinstall APK melalui ADB


Biasanya, saya meng-install ulang (reinstall) APK dengan cara meng-copy file APK ke device android, lalu install dengan cara klik APK nya. Namun, setelah melakukannya berulang kali, saya jadi bosan juga, dan mulai melirik cara lain, yaitu melalui ADB.

Setelah googling bentar, maka ketemu lah caranya reinstall APK melalui ADB.

Pertama kali, tentunya buka CMD (command prompt), atau klo di Linux, mungkin buka Terminal atau semacamnya. Lalu ubah current folder/directory menuju folder letak aplikasi ABD berada. Di contoh saya ini, folder nya di "D:\ANDROID ADB\platform-tools"

Berikut adalah command nya :


  1. Untuk menghapus app existing :

  2. adb shell pm clear nama_package
    misal :
    adb shell pm clear com.xxx.xxx
    Hati-hati jangan sampai salah ketik package yaa...


  3. Untuk menginstall langsung dari APK dari folder di windows/linux :

  4. adb install -r "path lengkap ke APK"
    misal :
    adb install -r "C:\Users\xxx\Documents\xxx.apk"


  5. Lalu ini untuk launch/run app tersebut :

  6. adb shell monkey -p nama_package -c android.intent.category.LAUNCHER 1
    misal :
    adb shell monkey -p com.xxx.xxx -c android.intent.category.LAUNCHER 1

Berikut adalah contoh hasilnya di command prompt windows :

Hasil reinstall APK melalui ADB


Selamat mencoba

Cara Membatasi Bandwidth Android (butuh ROOT)


Tulisan ini bermaksud untuk memberitahukan cara membatasi bandwidth/throughput Internet pada Android. Dan karena metode ini membutuhkan IPTABLES, maka Android nya harus sudah di-ROOT terlebih dahulu.

Apa itu IPTABLES?


Singkat kata, IPTABLES adalah seperangkat aturan terkait routing internet yang diterapkan pada mesin dengan sistem operasi Linux/Unix. Dan karena Android juga memiliki penerapan Linux, maka Android juga bisa memakai IPTABLES.

Sebenarnya sudah ada aplikasi bernama Brady Bounch (kalo tidak salah ingat namanya) di Google Playstore, yang juga bisa membatasi bandwidth pada Android. Namun, pada handphone saya Sony Xperia C4 Dual, entah mengapa dia tidak berfungsi, padahal sudah di-ROOT. Maka, saya pun mencari-cari cara untuk bisa membatasi bandwidth pada Android.

Kenapa kok Bandwidth dibatasi?


Pada umumnya, seseorang butuh untuk membatasi bandwidth tentunya untuk menghemat kuota internet yang dipakainya. Misal saja dia memakai perangkat Android nya sebagai wifi hotspot.

Pengetahuan saya terbatas mengenai perangkat-perangkat seperti modem mi-fi, yang mungkin saja sudah memiliki penerapan pembatasan bandwidth di dalamnya. Tulisan ini hanya bermaksud share cara yang saya pakai untuk bisa membatasi bandwidth di Android, dan Linux pada umumnya.

Script IPTABLES


Berikut adalah script nya, mohon maaf bila susunan teks nya kurang cocok untuk coding.

#!/bin/bash
#iptables -F
iptables -P INPUT DROP
iptables -A INPUT -s 0/0 -d 0/0 -m limit --limit 50/s --limit-burst 20 -j ACCEPT
iptables -P OUTPUT DROP
iptables -A OUTPUT -s 0/0 -d 0/0 -m limit --limit 30/s --limit-burst 20 -j ACCEPT

Setelah saya coba, dengan OOKLA Speedtest maupun Opensignal Speedtest, script tersebut kira-kira akan membatasi download bandwidth hingga 500 kbps, sedangkan upload bandwidth hingga 300 kbps. Mohon maaf saya juga kurang paham mengapa bisa seperti itu. Yang pasti, saya telah googling berbagai macam script dan akhirnya script tersebut lah yang berfungsi seperti yang saya inginkan.

Jika hendak mempelajari lebih lanjut tentang IPTABLES, dan jika misal ada implementasi bandwidth limiter yang lebih proper ketimbang ini, monggo berkomentar di bawah yaa.

Oh iya, hampir lupa, saya menjalankan script tersebut melalui aplikasi Terminal Emulator (dari PlayStore), dengan cara sebagai berikut (saya simpan script dalam file limup.sh)



Sedangkan, script untuk menghapus rule IPTABLES tersebut adalah sebagai berikut :

#!/bin/bash
#iptables -F
iptables -D INPUT -s 0/0 -d 0/0 -m limit --limit 50/s --limit-burst 20 -j ACCEPT
iptables -P INPUT ACCEPT
iptables -D OUTPUT -s 0/0 -d 0/0 -m limit --limit 30/s --limit-burst 20 -j ACCEPT
iptables -P OUTPUT ACCEPT

Yang saya simpan dalam file ulimup.sh

Berikut hasilnya :

sebelum

sesudah